Langsung ke konten utama

4 Kesalahan Landing Page yang Menyebabkan Penjualan Buruk

4 Kesalahan Landing Page yang Menyebabkan Penjualan Buruk

Mempunyai bisnis online yang Anda dambakan tidak sekedar membuat website penjualan (landing page), kemudian Anda mendapatkan penjualan. Dalam menjalankan bisnis online, banyak variabel penting yang harus Anda ketahui agar bisnis Anda dapat menghasilkan penjualan yang bagus dan memperoleh keuntungan yang berlimpah.
Ketika Anda sudah membuat landing page, maka tugas selanjutnya adalah menguji coba halaman landing page tersebut, apakah menarik bagi calon pelanggan Anda. Anda harus bisa mendatangkan trafik ke landing page tersebut, agar bisa mengetahui seberapa bagus konversinya.
Sebelum membahas kesalahan-kesalahan di landing page, kita perlu membahas tentang sumber trafik terlebih dahulu. Ada beberapa cara untuk mendatangkan trafik (calon pelanggan) ke landing page Anda. Jika dikelompokkan secara umum, maka ada dua jenis trafik, yaitu trafik berbayar (Paid Traffic) dan trafik gratisan (Organic Traffic).
Baca Juga : Langkah Mudah Membuat Landing Page Tanpa Coding Menggunakan WordPress
Perlu digaris bawahi, traffic gratisan ini sebenarnya tidak sepenuhnya gratis, karena Anda seharusnya mengkonversi waktu yang Anda gunakan ke dalam bentuk uang. Tujuannya agar Anda juga mempunyai perhitungan ketika Anda akan melakukan scale-up atau pengembangan bisnis.
Responsive landing page development vector template illustration

Paid Traffic (Trafik Berbayar)

Ketika Anda menggunakan Paid Traffic, maka Anda harus membayar ke suatu publisher untuk menampilkan iklan/penawaran Anda agar menarik pengunjung ke landing page Anda.
Anda dapat melakukannya di Social Media Advertising, Search Engine Advertising ataupun ke suatu situs yang pengunjungnya memang sesuai dengan target market Anda. Saat ini, Anda bisa menggunakan iklan di Facebook Ads, Instagram Ads, maupun Google Ads.
Buatlah iklan semenarik mungkin agar menarik perhatian pengunjung untuk melakukan klik dan kemudian berkunjung ke landing page Anda. Salah satu hal yang harus Anda perhatikan ketika beriklan adalah gambar banner iklan.
Gambar banner yang Anda gunakan untuk beriklan di Facebook Ads, Instagram Ads maupun Google Ads harus benar-benar bagus. Anda harus menggunakan banner yang profesional dan elegan, agar bisa menghasilkan konversi penjualan yang tinggi.
Baca Juga : Tips Mendulang Dollar Hanya Upload Video di Facebook
Bagaimana Kalau Tidak Punya Skill Desain Grafis?
Jangan khawatir, sekarang ini sudah banyak sekali template-template banner promosi yang siap digunakan, tinggal Anda edit saja sesuai kebutuhan. Template-template tersebut ada yang dalam bentuk template PowerPoint, dan juga template Photoshop.
Berikut ini beberapa template desain banner profesional yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan konversi penjualan :
  1. Dhanyang Design, Lihat Contoh-Contoh Desainnya KLIK DI SINI!
  2. Deesign Master, Cek Desainnya KLIK DI SINI!
  3. Insta Banner, Lihat Contoh Desainnya DI SINI!
  4. Grafis Travel, Cek tampilan desain-desainnya DI SINI!
Landing Page Mastery

Organic Traffic

Selanjutnya mengenai Organic Traffic, Anda bisa promosi via media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan teknik Search Engine Optimization (SEO) agar landing page Anda bisa tampil di halaman pertama pencarian search engine, seperti Google.
Ketika landing page Anda tampil di halaman pertama pencarian Google, maka landing page Anda memiliki kesempatan dan potensi lebih besar untuk dikunjungi banyak orang. Teknik SEO ini bagus untuk jangka panjang, karena biasanya landing page Anda bisa bertahan cukup lama di halaman pertama hasil pencarian Google.
Baca Juga : Cara Meningkatkan Penjualan dengan Teknik SEO
Setelah Anda menemukan sumber trafik dan membawa pengunjung ke landing page Anda, maka tugas selanjutnya adalah membaca dan menganalisis trafik yang datang.
Semakin banyak yang berinteraksi dengan landing page Anda, maka landing page Anda semakin bagus. Misalnya banyak yang tanya jawab via chat, melakukan pendaftaran dengan menggunakan email, atau bahkan order langsung.
Sebaliknya, semakin sedikit pengunjung yang berinteraksi dengan Anda, maka landing page Anda semakin kurang bagus (buruk). Misalnya pengunjung yang kontak via chat, order langsung, atau subscribe email sedikit.
Dalam prakteknya, sering kali landing page Anda yang sudah dikirim ribuan pengunjung tertarget, tidak menghasilkan suatu tindakan apapun. Baik itu subscribe email, bertanya via chat, maupun order produk.
Jika hal tersebut terjadi, maka Anda sangat perlu untuk meninjau kembali landing page yang Anda gunakan. Anda harus menganalisis mengapa landing page yang sudah banyak pengunjung, interaksinya masih sangat kurang. Apa yang salah?
Baca Juga : Cara Praktis Membuat Landing Page Profesional Berkonversi Tinggi

4 Kesalahan di Landing Page yang Perlu Anda Ketahui

Ada 4 kesalahan di landing page yang bisa menyebabkan landing page Anda kurang interaksi dan konversi penjualannya rendah.

1. Headline yang Buruk

Tiga detik pertama menjadi penentu bagi pengunjung untuk melanjutkan mau membaca landing page atau tidak. Jika  headline landing page Anda buruk dan kurang menarik, maka akan ditinggalkan pengunjung. Karena itu, Anda harus menggunakan headline yang mematikan, sadis dan menjawab kebutuhan pengunjung agar pengunjung mau melanjutkan membaca landing page Anda hingga selesai.
Oya, tetap harus diingat bahwa headline-nya tidak perlu berlebihan agar pengunjung tidak mengecap landing page Anda hoax. Jadi, tetap realistis ketika membuat headline. Lakukan testing di headline landing page Anda agar Anda bisa menemukan headline yang tepat dan mampu menjadikan pengunjung yang datang melakukan tindakan yang Anda inginkan.

2. Meminta Lebih Dari 1 Tindakan

Kesalahan yang kedua adalah tidak fokus, meminta lebih dari 1 tindakan. Ketika Anda meminta lebih dari 1 tindakan, seperti meminta subscribe email dan order via form pembelian, maka pengunjung akan merasa kebingungan, mau melakukan tindakan yang mana.
Lebih baik fokuskan satu tindakan saja, misalnya chat saja, atau memasukkan email saja atau order via form pembelian saja. Jadi, pengunjung tidak lagi merasa kebingungan.
Baca Juga : Membangun Mesin Uang Menggunakan Website Affiliate dengan Ratusan Produk

3. Desain Landing Page yang Tidak Rapi

Penyebab ketiga mengapa landing page Anda konversinya buruk adalah desain yang tidak teratur, berantakan. & tidak rapi. Ketika desain dan layout landing page Anda berantakan, tidak teratur, dan dibikin asal-asalan, maka landing page Anda tidak enak untuk dilihat dan dibaca. Dampaknya apa? Pengunjung akan “lari” dan meninggalkan landing page Anda.
Karena itu, salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan konversi penjualan di landing page adalah membuat desain landing page yang bagus dan elegan. Desain yang bagus, elegan, dan enak dilihat akan membuat pengunjung betah berlama-lama di landing page Anda hingga berujung closing.

4. Sudut Pandang yang Keliru

Sudut pandang yang keliru artinya Anda membuat materi sales letter di landing page menurut sudut pandang Anda sebagai pembuatnya. Karena belum tentu apa yang dirasakan pembuat landing page, dirasakan juga oleh pengunjung.
Jadi, ambil sudut pandang sebagai pengunjung ketika Anda membuat materi sales letter di landing page, agar mereka tertarik dan bisa berkata “Inilah yang Saya Cari, Inilah Solusi yang Sedang Saya Butuhkan Sekarang”.
Baca Juga : Cara Mudah Membangun Landing Page Profesional Tanpa Biaya Hosting dan Domain

Postingan populer dari blog ini

Pekan Diskon Merdeka 73

Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan RI, Ratakan mengadakan pekan diskon mulai tanggal 11-19 Agustus 2018. Inilah kesempatan terbaik bagi Anda yang ingin mendapatkan produk-produk digital berkualitas dari Ratakan. Silahkan manfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena ada diskon hingga 73%. Woow. Berikut list produk beserta kode kupon diskonnya: 30 Hari Membangun Personal Branding Anda  potongan:  10%  kode kupon:  BEBAS Article Sparta  potongan:  20%  kode kupon:  HUTRATAKAN BANJIR DOLLAR  potongan:  50%  kode kupon:  BANJIRDOLAR Belajar Ngeblog Dari Nol  potongan:  40%  kode kupon:  ASYIKNGEBLOG Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding  potongan:  40%  kode kupon:  SMOGAJADIMILYARDER Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding Jilid #2  potongan:  50%  kode kupon:  SEMOGABAROKAHMAS Bisnis Toko Online  potongan:  Rp.400.000  kode kupon:  BTO...

Begini Tampilan Dashboard Affiliate AliExpress Beserta Fungsinya

Begini Tampilan Dashboard Affiliate AliExpress Beserta Fungsinya Setelah Anda mendaftar akun Affiliate AliExpress dan akun Anda disetujui, Anda bisa langsung login ke  dahsboard  affiliate AliExpress.  Belum tahu cara mendaftarnya?   KLIK DI SINI  caranya! Okey, berikut ini langkah-langkah login ke dashborad affiliate AliExpress : 1. Login ke  Portal AliExpress  menggunakan akun yang sudah Anda daftarkan. Login ke URL berikut  https://portals.aliexpress.com/ 2. Setelah berhasil login, maka akan tampil  Dashboard Affiliate AliExpress  seperti berikut ini. Dashboard tersebut akan tampil jika akun Anda sudah disetujui. Jika belum tampil halaman dashborad tersebut, berarti akun Anda belum disetujui. Mengenal Dashboard Affiliate AliExpress Ada 5 menu utama di  Dashboard Affiliate AliExpress , yaitu menu  Home, Ad Center, Reports, Payment Center,  dan  Settings . Berikut ini penjelasan dari masing-masing...

Macam-Macam CMS Toko Online Gratis Terbaik

Macam-Macam CMS Toko Online Gratis Terbaik Ada banyak cara untuk memulai jualan online, seperti berjualan di sosial media, marketplace, dan toko online. Ketika Anda masih baru terjun di dunia online, Anda bisa mencoba berjualan di sosial media seperti Facebook dan Instagram. Berjualan di sosial media menjadi cara termudah jualan online, Anda tinggal update status dan tawarkan produk atau jasa yang Anda jual. Ketika ada teman Facebook atau follower IG Anda yang tertarik dengan jualan Anda, mereka bisa langsung membeli. Namun, berjualan di sosial media ada kelemahannya. Salah satunya data pembeli tidak bisa tercatat dengan rapi. Anda harus mencatat secara manual jika ingin mendapatkan data pembeli. Misalnya mencatatnya di file Excel atau menyimpan nomor pembeli di gadget Anda. Jika data pembeli Anda banyak, misal hinggga ribuan, tentu akan sangat melelahkan jika mencatatnya secara manual. Lalu, Bagaimana dengan Berjualan di Marketplace, Seperti di Bukalapak, Tokopedia, dan ...

Diskon Besar-Besaran Spesial Harbolnas 2019, Segera Amankan! [2020 PRODUK BARU]

Di momen spesial  Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12.2019  ini, Ratakan kembali mengadakan event diskon besar-besaran hingga 70%. Ada lebih dari 78+ produk digital dari berbagai niche / topik yang bisa Anda dapatkan dengan harga lebih hemat, bahkan diskon hingga 70%. Event Harbolnas ini hanya berlaku  3 hari  saja. Catat ya, hanya 3 hari saja yaitu  12-14 Desember 2019 . Langsung saja, berikut ini daftar produk Harbolnas 2019 dan kupon diskonnya. Langsung saja, berikut ini daftar produk dan kupon diskonnya. NOTE :   Jika Kode Kupon sudah  kadaluarsa / habis,  Anda bisa langsung menghubungi /  request  KUPON DISKON kepada pemilik produknya. Kontak bisa Anda dapatkan pada  landing page  masing – masing produk. Ebook Umum Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding  Diskon: 50% Kode Kupon: BAROKAHMAS Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding Jilid #2  Diskon: 60% Kode Kupon : JOSMAS Mudah Membua...

5 Fitur Canggih Whatsapp yang Ini Perlu Anda Coba

Siapa sih yang tidak mengenal aplikasi  WhatsApp (WA) ? Aplikasi milik raksasa media sosial  Facebook  ini, sudah menjadi aplikasi wajib bagi setiap pengguna ponsel pintar. Kaum milenial seperti Anda pasti sudah sangat familier dengan aplikasi yang satu ini. Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap menit, aplikasi WA selalu digunakan banyak orang untuk komunikasi secara gratis, tanpa biaya pengiriman. Nah, tahukah Anda bahwa ternyata WA memiliki  fitur-fitur canggih  yang mungkin banyak orang  belum tahu  dan  jarang  menggunakannya. Barangkali Anda juga belum pernah menggunakan fitur ini. Padahal fitur ini begitu canggih dan penting untuk menjaga privasi Anda. Baca Juga :  Tools Ini Bisa Melejitkan Penjualan Anda Di WhatsApp Penasaran seperti apa fitur-fitur canggih WA ini? Berikut Kami jelaskan dengan cukup detail beberapa fitur canggih WA yang mungkin Anda belum tahu dan belum pernah menggunakannya. 1. Kunci Sidik J...

Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper? Ini 7 Perbedaanya

Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper? Ini 7 Perbedaanya Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper?  Sebelum memutuskan untuk memilih, pastikan Anda harus tahu dan paham betul apa perbedaan di antara 2 cara jualan tersebut. Setelah Anda tahu dan paham perbedaan  Reseller  dan  Dropshipper , kemudian Anda bisa memilih salah satunya. Satu hal yang pasti, keduanya sama-sama aktivitas yang berkaitan dengan  jual beli barang (dagang) . Tetapi ada beberapa perbedaan dari keduanya. Nah, Penasaran Apa Saja Perbedaan antara Reseller dan Dropshipper? Yuk, simak perbedaan keduannya dari beberapa sudut pandang di bahasan berikut ini. Baca Juga : 8 Tips Sukses Bisnis Kos-Kosan yang Membuat Anda Kaya 1. Cara Kerja Jualan Reseller  adalah orang yang menjual kembali barang yang sudah ia beli dari orang lain. Asal katanya dari Bahasa Inggris Resell yang artinya menjual kembali. Dari definisi tersebut, bisa kita pahami bahwa untuk menjadi reseller kita...

5 Perbedaan Alibaba dan AliExpress, Cari Tahu Di Sini

5 Perbedaan Alibaba dan AliExpress, Cari Tahu Di Sini Jika berbicara tentang perusahaan ecommerce (marketplace) besar di Asia, maka banyak di antara kita yang akan tertuju kepada  Alibaba  (Alibaba.com), situs jual beli yang berpusat di China. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata selain Alibaba masih ada situs ecommerce besar dari China, yaitu AliExpress. Sepintas namanya hampir sama dengan Alibaba, tetapi keduanya berbeda. Alibaba vs AliExpress, Mana Pilihan Terbaik untuk Anda?  Tulisan ini akan memberikan jawabannya untuk Anda. Jadi, baca tulisan ini sampai selesai. Okey  Alibaba  dan  AliExpress  keduanya merupakan marketplace paling populer di China dan juga terkenal di seluruh dunia. Keduanya berada dalam naungan yang sama, yaitu  Alibaba Group  sebagai induknya. Alibaba dan AliExpress bisa dikatakan sebagai induk dengan anaknya, tetapi dengan  skema (model) bisnis  yang berbeda. Baca Juga : Cara Order Barang ...

5 Alasan Ini Membuat Bisnis Kos-Kosan Sangat Diminati

5 Alasan Ini Membuat Bisnis Kos-Kosan Sangat Diminati Bisnis properti seperti  kos-kosan  dan  kontrakan  menjadi salah satu investasi jangka panjang yang  menjanjikan  dan  menggiurkan . Tak heran jika banyak orang yang melirik bisnis ini, mulai dari kalangan orang biasa, pebisnis pemula, hingga kalangan artis ternama. Seperti misalnya komedian dan host terkenal  Tukul Arwana  ternyata juga memiliki bisnis properti, berupa  kontrakan  dengan penghasilan yang  fantastis . Beliau memiliki asset rumah kontrakan sekitar  200 unit , jumlah yang lumayan banyak. Dengan asset sebanyak itu, bisa dibayangkan seberapa besar penghasilan pasif yang Mas Tukul dapatkan. Mengapa Bisnis Properti Ini Banyak Diminati? Berikut ini  5 Alasan  Mengapa Bisnis Properti, khususnya Bisnis Kos-Kosan begitu menguntungkan dan banyak diminati : 1. Permintaan Pasar yang Sangat Tinggi Image Source : Google Images Permintaan p...

21+ Bisnis yang Diprediksi Terancam Gaya Hidup Milenial, Cari Tahu Bisnis Anda yang Mana?

21+ Bisnis yang Diprediksi Terancam Gaya Hidup Milenial, Cari Tahu Bisnis Anda yang Mana? “X Department Store Tutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?” “X Semanggi Tutup, Deretan Ritel Ini Duluan Gulung Tikar” Itu beberapa headline di sebuah berita online nasional yang cukup mengagetkan. Beberapa Department Store ternama sudah menutup gerai-gerainya di beberapa lokasi. Salah satu alasannya karena “SEPI PENGUNJUNG”.  Mengapa bisa begitu?  Karena gaya hidup generasi Milenial sudah berubah, khususnya perubahan dari belanja  Offline  ke  Online . Itu baru satu contoh lini bisnis yang terancam “ Dibunuh ” oleh  Milenial . Masih banyak lini bisnis lain yang terancam generasi Milenial ini. Ada lebih dari 21 jenis bisnis yang diprediksi akan “ terbunuh ” oleh Milenial. Dan pastinya Anda harus tahu bisnis-bisnis tersebut, agar Anda bisa menyiapkan diri dengan lebih baik mulai dari sekarang. Lalu,  Bisnis Apa Saja yang Terancam Oleh Milenial? Mengap...

Mau Punya Passive Income? 7 Cara Ini Bisa Anda Coba

Mau Punya Passive Income? 7 Cara Ini Bisa Anda Coba Setiap orang tidak akan selamanya bekerja, semakin bertambah usia semakin dekat dengan waktu pensiun atau berhenti bekerja. Ketika masa pensiun tiba, penghasilan dari gaji bulanan pun akan hilang. Masih beruntung bagi Anda yang nantinya mendapatkan dana pensiun, meski tidak sebesar gaji bulanan. Bagaimana ketika Anda sudah pensiun tapi tidak mendapatkan dana pensiun? Dari mana Anda akan membiayai kebutuhan sehari-hari? Nah, di sinilah pentingnya Anda memikirkan bagaimana agar tetap bisa mendapatkan penghasilan, meskipun Anda telah pensiun / berhenti dari pekerjaan. Artinya Anda harus memikirkan sejak dini agar tetap bisa mendapatkan income tanpa harus bekerja lagi. Dengan bahasa lain, Anda bisa mendapatkan  Passive Income  setelah berhenti bekerja. Sekarang lah waktu terbaik bagi Anda untuk mempersiapkan masa senja dengan membangun sumber-sumber  passive income . Mungkin Anda masih bingung, bagaimana cara m...