Langsung ke konten utama

Mau Punya Passive Income? 7 Cara Ini Bisa Anda Coba

Mau Punya Passive Income? 7 Cara Ini Bisa Anda Coba

Setiap orang tidak akan selamanya bekerja, semakin bertambah usia semakin dekat dengan waktu pensiun atau berhenti bekerja. Ketika masa pensiun tiba, penghasilan dari gaji bulanan pun akan hilang.
Masih beruntung bagi Anda yang nantinya mendapatkan dana pensiun, meski tidak sebesar gaji bulanan. Bagaimana ketika Anda sudah pensiun tapi tidak mendapatkan dana pensiun? Dari mana Anda akan membiayai kebutuhan sehari-hari?
Nah, di sinilah pentingnya Anda memikirkan bagaimana agar tetap bisa mendapatkan penghasilan, meskipun Anda telah pensiun / berhenti dari pekerjaan. Artinya Anda harus memikirkan sejak dini agar tetap bisa mendapatkan income tanpa harus bekerja lagi. Dengan bahasa lain, Anda bisa mendapatkan Passive Income setelah berhenti bekerja.
Sekarang lah waktu terbaik bagi Anda untuk mempersiapkan masa senja dengan membangun sumber-sumber passive income. Mungkin Anda masih bingung, bagaimana cara membangun passive income? Hal-hal apa saja yang bisa dijadikan sumber passive income?
Berikut ini 7 cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan passive income di masa sekarang maupun yang akan datang :

1. Bisnis Produk Digital

Di era internet seperti sekarang ini, produk digital berkembang dengan sangat pesat. Ada banyak bentuk produk digital yang bisa Anda jadikan sebagai ladang bisnis dan sumber passive income.
Contoh-contoh produk digital di antaranya ebook, software, video tutorial, template desain, rekaman audio dan lain-lain. Produk digital tersebut bisa Anda jadikan sumber passive income dengan cara membuat produknya dan menjual produk tersebut.
Lantas, Passive Income-nya Dari Mana?
Produk digital merupakan produk yang memiliki sifat sekali produksi dan unlimited stock (stok tak terbatas). Dengan sifat tersebut, Anda cukup sekali saja memproduksi ebook, software, atau produk digital yang lain dan bisa mendapatkan penjualan berkali-kali tanpa membuat produk lagi dari nol.
Bagaimana Kalau Anda Bingung Mau Bikin Produk Digital Apa?
Cara yang cukup mudah dan cepat untuk membuat produk digital adalah membuat produk dalam bentuk ebook dan video tutorial. Dua jenis produk digital tersebut lebih mudah bagi orang awam daripada software yang memerlukan skil coding.
Buatlah ebook dengan topik atau tema pembahasan sesuai dengan pengalaman, skill, dan hobi Anda. Misalnya jika Anda memiliki keahlian di bidang edukasi anak, Anda bisa membuat ebook tentang pendidikan anak di usia dini. Jika Anda memiliki keahlian di bidang keuangan misalnya, Anda bisa membuat ebook tentang manajemen keuangan.
Contoh lain jika Anda memiliki skill tentang desain grafis menggunakan CorelDraw, Anda bisa membuat video tutorial desain grafis. Produk video tutorial desain grafis contohnya The Power of Desain, selengkapnya KLIK DI SINI!
Anda bisa membuat ebook atau video tutorial sesuai dengan keahlian, minat, dan hobi yang Anda miliki. Nah, setelah Anda punya produknya, bagaimana cara menjualnya?
Mungkin ini juga menjadi salah satu hal yang Anda cemaskan. Jangan khawatir, Anda bisa menjual produk-produk digital seperti ebook, video tutorial, software, template desain, dan semacamnya di Ratakan.com, platform bisnis produk digital dan affiliate marketing terbesar di Indonesia.
Tertarik membangun Passive Income dari Bisnis Produk Digital? Anda bisa gabung Ratakan sekarang DI SINI!
Atau penasaran seperti apa produk-produk yang dipasarkan di RatakanKLIK DI SINI! 

2. Bisnis Affiliate Marketing

Kalau sebelumnya di bisnis produk digital Anda mendapatkan uang dari profit penjualan produk digital Anda sendiri, kini Anda juga bisa mendapatkan penghasilan dari produk orang lain.
Bagaimana Caranya? Mulailah berbisnis Affiliate Marketing. Affiliate Marketing (Pemasaran Afiliasi) merupakan salah satu cara termudah dan simpel untuk memulai bisnis online.
Cara kerjanya cukup sederhana, yaitu Anda mempromosikan suatu produk menggunakan link (tautan) khusus produk tertentu. Jika Ada orang yang tertarik, kemudian membuka link tersebut dan membeli produknya, maka Anda akan mendapatkan komisi afiliasi.
Dengan kata lain, Affiliate Marketing bisa dikatakan sebagai makelar online. Anda cukup mempromosikan produk secara online dan mendapatkan komisi setiap ada penjualan.

Dua Jenis Affiliate Marketing

Ada 2 jenis program affiliate marketing jika dilihat dari segi jenis produk yang dijual.

1). Affiliate Marketing Produk Fisik

Yaitu program affiliate marketing untuk produk-produk fisik, seperti barang elektronik, aksesories, jam tangan, dll. Contoh : Affiliate di Amazon dan AliExpress.
Penghasilan dari affiliate marketing di AliExpress juga tidak main-main. Anda bisa saja mendapatkan income hingga ribuan dollar dari Affiliate Marketing di AliExpress jika tahu caranya.
Berminat join affilite AliExpress? KLIK DI SINI untuk mendapatkan panduan step by step mendaftar Affiliate Marketing di AliExpress.
Baca Juga : Ribuan Dollar dari Affiliate AliExpress, Begini Caranya

2). Affiliate Marketing Produk Digital

Yaitu program affiliate marketing untuk produk-produk digital, seperti ebook, video, software, template desain, audio, dll. Contoh : Affiliate di Ratakan.
Ratakan merupakan platform bisnis digital dan affiliate marketing produk digital terbesar di Indonesia. Ini sangat cocok bagi Anda yang ingin memulai berbisnis affiliate marketing untuk pasar lokal (Indonesia). Ada ratusan produk digital di Ratakan dari berbagai topik dan jenis produk yang bisa Anda promosikan ke target market yang tepat.
Gabung Affiliate Ratakan Sekarang DI SINI!
Pelajari juga cara berbisnis Affiliate Marketing Ratakan DI SINI!
Nah, sekarang dari mana passive income bisa didapatkan dari bisnis Affiliate Marketing?
Caranya adalah dengan membangun blog / website yang berisi konten-konten menarik, bisa konten bisnis, teknologi, pendidikan, dll. Nah, kemudian Anda bisa menyisipkan penawaran produk Affiliate Ratakan di setiap artikel / konten blog tersebut.
Baca Juga : Membangun Mesin Uang dari Affiliate Marketing, Ini Caranya
Setiap ada orang yang berkunjung ke blog Anda dan membeli produk Ratakan via link affiliate Anda di blog tersebut, Anda akan mendapatkan komisi affiliate.
Bayangkan jika blog Anda sudah berkembang dengan pesat dengan visitor yang banyak, tentu Anda bisa mendapatkan komisi yang banyak pula. Dari sinilah Anda bisa mendapatkan passive income dari bisnis Affiliate Marketing.

3. Menjadi Blogger

Anda juga bisa mendapatkan passive income dengan menjadi Blogger. Penghasilannya bisa Anda dapatkan dari AdSense atau space iklan yang Anda tawarkan. Buat blog dengan konten-konten yang menarik, evergreen, dan banyak yang membutuhkan.
Kemudian optimasi blog Anda dengan strategi Search Engine Optimization (SEO) agar bisa tampil terbaik di hasil pencarian Google. Dengan SEO yang bagus, blog Anda bisa kebanjiran traffik dan income Anda dari AdSense bisa makin optimal.
Nah, Bagaimana Caranya Agar Blog Anda SEO nya Bagus?
Anda bisa menggunakan strategi yang dibahas secara lengkap di tutorial SEO Mastery dan SEO Domination.
SEO MASTERY bisa Anda pelajari DI SINI!
SEO DOMINATION bisa Anda pelajari DI SINI!

4. Menjadi Kreator Konten Youtube

Selain dari blog, Anda juga bisa mendapatkan passive income dari Youtube. Caranya Anda bisa menjadi Kreator Konten di Youtube dan memasang iklan AdSense di video Youtube Anda. Dengan kata lain, Anda bisa menjadi seorang Youtuber.
Selain dari AdSense, Anda juga bisa mendapatkan uang dari Youtube dengan mempromosikan produk tertentu. Bisa produk Anda sendiri maupun produk orang lain, misalnya produk affiliate.
Di era digital dan generasi milenial sekarang, Youtube menjadi salah satu platform media sosial yang sangat digandrungi banyak orang, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Apalagi dengan munculnya para Youtuber sukses di tanah air dengan subscriber hingga jutaan, seperti Atta Halilintar, Ria Ricis, Baim Wong, Raffi Ahmad, dan lain sebagainya. Mereka telah banyak menginspirasi orang lain untuk mulai membangun Channel Youtube.
Anda bisa memulai untuk menjadi Youtuber dengan membuat video-video kreatif dan menarik seputar tema / topik yang Anda kuasai. Upload setiap hari dan optimasi video Anda agar subscriber dan viewersnya semakin berkembang pesat.
Jika sudah memenuhi standar minimal untuk monetize, Anda bisa mendaftarkan channel Youtube Anda untuk dimonetize. Setelah disetujui, Anda bisa mendapatkan passive income dari AdSense Youtube.
Baca Juga : Ini 8 Cara Sukses Menjadi Youtuber 

5. Software Developer

Banyak sekali aktiviatas keseharian kita yang sangat bergantung dengan aplikasi atau software. Entah itu aplikasi desktop di PC / Laptop, aplikasi web, maupun aplikasi mobile.
Coba Anda ingat aplikasi apa yang Anda pakai ketika ingin menulis di laptop, misal nulis laporan, buku, atau skripsi? Sebagian besar dari Anda mungkin teringat aplikasi Microsoft Word.
Satu lagi, coba Anda ingat aplikasi apa yang akan Anda gunakan ketika ingin membuat desain grafis, misal desain banner, logo, atau pamflet? Sebagian besar orang akan menjawab aplikasi CorelDraw.
Tahukah Anda bahwa pembuat / pengembang atau istilah kerennya developer aplikasi tersebut akan mendapatkan uang yang banyak dari hasil penjualan software aplikasinya?
Apalagi ada ratusan ribu bahkan jutaan orang yang membeli lisensi aplikasi tersebut di seluruh dunia. Tinggal hitung saja omsetnya, harga jual dikalikan jumlah pembeli. Sekali buat aplikasi / software, bisa untung berkali-kali setiap ada penjualan baru.
Nah, Anda juga bisa mendapatkan passive income dari bisnis pengembangan software ini. Anda tidak harus jago coding untuk bisa berbisnis software. Kok bisa, bagaimana caranya?
Caranya Anda bisa bekerja sama dengan orang lain yang memiliki skill mumpuni di dunia coding atau pemrograman komputer. Anda bisa mulai membangun tim developer software dan Anda menjadi leadernya. Kemudian, buatlah software-software yang banyak dibutuhkan pasar, misalnya software Instagram Marketing, Facebook Marketing, dll.
Sudah banyak para developer software yang mendapatkan passive income dari bisnis ini. Bahkan para developer lokal (Indonesia) pun sudah banyak yang terjun di bisnis pengembangan software dan mendapatkan untung yang berlimpah. Seperti misalnya developer software-software berikut ini :
1. GRAMCASTER, Instagram Automation
2. SOCIAL BUZZER, Facebook Marketing Automation
3. IW AUTOBLOG, Blogspot Content Automation
4. TUBE TRAFFIC PANEL, Youtube Content Automation
5. POST GENERATOR PRO, WordPress Automation
6. ARTICLE YOUTUBE
7. PETANI BLOG, dan masih banyak yang lainnya

6. Menulis Buku

Sumber passive income berikutnya adalah menjadi penulis buku. Jika Anda punya skil menulis dan punya pengalaman atau pengetahuan yang perlu disebarkan secara luas, Anda bisa mewujudkannya dalam sebuah buku.
Setiap orang itu UNIK, walau kembar sekalipun. Unik dalam berbagai hal seperti pengalaman, skill, keahlian, dan lain-lain. Nah, dari situlah Anda bisa membuat buku yang menarik berdasarkan pengalaman, skill, atau hobi Anda.
Kemudian, setelah tulisan Anda jadi, tinggal terbitkan buku Anda dan jual ke pasaran. Anda akan mendapatkan passive income dari royalti hasil penjualan buku tersebut.
Nah, pertanyaannya, setelah naskah bukunya jadi, bagaimana cara menerbitkannya? Bagaimana agar naskah bukunya bisa diterima penerbit? Mungkin itu beberapa pertanyaan yang terbersit di benak Anda.
Jangan khawatir, agar naskah buku Anda bisa diterima penerbit dan bisa launching ke publik, Anda bisa belajar ilmunya secara komprehensif di ebook “Penulis Pemula Menaklukkan Penerbitan“.
Sebuah panduan untuk penulis pemula yang ingin menerbitkan buku pertamanya. Ebook ini luar biasa, karena ditulis oleh Fachmy Casofa. Beliau merupakan seorang Penulis, Editor Berpengalaman, dan praktisi perbukuan sejak 2009.

7. Bisnis Sewa Properti


kos-kosan
Bisnis ini menjadi salah satu bisnis yang tidak akan lekang oleh waktu. Kapanpun dan di mana pun tempatnya, properti menjadi kebutuhan setiap orang. Entah itu bentuknya rumah, kos-kosan, kontrakan, ruko, apartemen, dan sebagainya.
Anda bisa mendapatkan passive income dengan menyediakan jasa sewa properti, bisa dalam bentuk sewa kontrakan, kos-kosan, ruko, rumah, dan lain-lain. Anda bisa menyewakan properti tersebut dengan sistem bulanan atau tahunan.
Salah satu kunci sukses berbisnis properti adalah lokasi. Misalnya jika Anda ingin berbisnis kos-kosan, maka Anda perlu mencari lokasi yang strategis. Lokasi yang strategis misalnya di lingkungan kampus, pabrik, dan semacamnya.
Dengan lokasi yang strategis dan banyak orang yang membutuhkan, maka bisnis kos-kosan atau kontrakan Anda memiliki peluang yang besar untuk LARIS MANIS.
Ternyata selain lokasi, masih banyak hal lain yang perlu Anda pelajari agar bisa sukses dan mendapatkan profit yang berlimpah dalam berbisnis properti seperti kos-kosan ini.
Nah, jika Anda ingin sukses membangun bisnis kos-kosan, ada ecourse menarik yang sangat saya rekomendasikan untuk Anda, yaitu Ecourse Rahasia Bisnis Properti Kost.
Materi di ecourse ini dibuat oleh Praktisi profesional yang telah berhasil Mendapatkan Passive Income Puluhan Juta dari Bisnis Properti Kost.
Baik Ratakaners, itulah 7 cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan passive income. Mulailah membangun sumber-sumber passive income dari sekarang, karena sekarang lah waktu terbaik yang Anda miliki.
Mulailah dari yang termudah dan Anda memiliki passion di situ. Misalnya jika Anda memiliki keahlian di bidang tertentu, Anda bisa mulai membuat produk digital dalam bentuk ebook atau video tutorial. Kemudian Anda jual via Ratakan.com.
Jika Anda punya skill public speaking yang bagus dan punya skill di bidang tertentu, Anda bisa mulai membangun Channel Youtube. Isi channel Youtube Anda dengan konten-konten yang menarik secara rutin. Kemudian, cara monetize-nya bisa dari AdSense atau menjual produk yang Anda miliki.
Atau jika Anda sekarang sudah punya modal yang cukup besar, Anda bisa mulai membangun bisnis properti seperti kos-kosan atau kontrakan. Tidak harus membangun properti secara fisik dari nol. Anda bisa membeli properti yang sudah jadi dan kemudian Anda sewakan. Silakan Anda coba dan praktekkan mulai dari sekarang. Semoga sukses!
Baca Juga : 8 Tips Sukses Bisnis Kos-Kosan yang Bisa Membuat Anda Kaya

Postingan populer dari blog ini

Pekan Diskon Merdeka 73

Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan RI, Ratakan mengadakan pekan diskon mulai tanggal 11-19 Agustus 2018. Inilah kesempatan terbaik bagi Anda yang ingin mendapatkan produk-produk digital berkualitas dari Ratakan. Silahkan manfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena ada diskon hingga 73%. Woow. Berikut list produk beserta kode kupon diskonnya: 30 Hari Membangun Personal Branding Anda  potongan:  10%  kode kupon:  BEBAS Article Sparta  potongan:  20%  kode kupon:  HUTRATAKAN BANJIR DOLLAR  potongan:  50%  kode kupon:  BANJIRDOLAR Belajar Ngeblog Dari Nol  potongan:  40%  kode kupon:  ASYIKNGEBLOG Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding  potongan:  40%  kode kupon:  SMOGAJADIMILYARDER Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding Jilid #2  potongan:  50%  kode kupon:  SEMOGABAROKAHMAS Bisnis Toko Online  potongan:  Rp.400.000  kode kupon:  BTO...

Begini Tampilan Dashboard Affiliate AliExpress Beserta Fungsinya

Begini Tampilan Dashboard Affiliate AliExpress Beserta Fungsinya Setelah Anda mendaftar akun Affiliate AliExpress dan akun Anda disetujui, Anda bisa langsung login ke  dahsboard  affiliate AliExpress.  Belum tahu cara mendaftarnya?   KLIK DI SINI  caranya! Okey, berikut ini langkah-langkah login ke dashborad affiliate AliExpress : 1. Login ke  Portal AliExpress  menggunakan akun yang sudah Anda daftarkan. Login ke URL berikut  https://portals.aliexpress.com/ 2. Setelah berhasil login, maka akan tampil  Dashboard Affiliate AliExpress  seperti berikut ini. Dashboard tersebut akan tampil jika akun Anda sudah disetujui. Jika belum tampil halaman dashborad tersebut, berarti akun Anda belum disetujui. Mengenal Dashboard Affiliate AliExpress Ada 5 menu utama di  Dashboard Affiliate AliExpress , yaitu menu  Home, Ad Center, Reports, Payment Center,  dan  Settings . Berikut ini penjelasan dari masing-masing...

Macam-Macam CMS Toko Online Gratis Terbaik

Macam-Macam CMS Toko Online Gratis Terbaik Ada banyak cara untuk memulai jualan online, seperti berjualan di sosial media, marketplace, dan toko online. Ketika Anda masih baru terjun di dunia online, Anda bisa mencoba berjualan di sosial media seperti Facebook dan Instagram. Berjualan di sosial media menjadi cara termudah jualan online, Anda tinggal update status dan tawarkan produk atau jasa yang Anda jual. Ketika ada teman Facebook atau follower IG Anda yang tertarik dengan jualan Anda, mereka bisa langsung membeli. Namun, berjualan di sosial media ada kelemahannya. Salah satunya data pembeli tidak bisa tercatat dengan rapi. Anda harus mencatat secara manual jika ingin mendapatkan data pembeli. Misalnya mencatatnya di file Excel atau menyimpan nomor pembeli di gadget Anda. Jika data pembeli Anda banyak, misal hinggga ribuan, tentu akan sangat melelahkan jika mencatatnya secara manual. Lalu, Bagaimana dengan Berjualan di Marketplace, Seperti di Bukalapak, Tokopedia, dan ...

Diskon Besar-Besaran Spesial Harbolnas 2019, Segera Amankan! [2020 PRODUK BARU]

Di momen spesial  Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12.2019  ini, Ratakan kembali mengadakan event diskon besar-besaran hingga 70%. Ada lebih dari 78+ produk digital dari berbagai niche / topik yang bisa Anda dapatkan dengan harga lebih hemat, bahkan diskon hingga 70%. Event Harbolnas ini hanya berlaku  3 hari  saja. Catat ya, hanya 3 hari saja yaitu  12-14 Desember 2019 . Langsung saja, berikut ini daftar produk Harbolnas 2019 dan kupon diskonnya. Langsung saja, berikut ini daftar produk dan kupon diskonnya. NOTE :   Jika Kode Kupon sudah  kadaluarsa / habis,  Anda bisa langsung menghubungi /  request  KUPON DISKON kepada pemilik produknya. Kontak bisa Anda dapatkan pada  landing page  masing – masing produk. Ebook Umum Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding  Diskon: 50% Kode Kupon: BAROKAHMAS Bikin Aplikasi Android Ga Harus Coding Jilid #2  Diskon: 60% Kode Kupon : JOSMAS Mudah Membua...

5 Fitur Canggih Whatsapp yang Ini Perlu Anda Coba

Siapa sih yang tidak mengenal aplikasi  WhatsApp (WA) ? Aplikasi milik raksasa media sosial  Facebook  ini, sudah menjadi aplikasi wajib bagi setiap pengguna ponsel pintar. Kaum milenial seperti Anda pasti sudah sangat familier dengan aplikasi yang satu ini. Setiap hari, setiap jam, bahkan setiap menit, aplikasi WA selalu digunakan banyak orang untuk komunikasi secara gratis, tanpa biaya pengiriman. Nah, tahukah Anda bahwa ternyata WA memiliki  fitur-fitur canggih  yang mungkin banyak orang  belum tahu  dan  jarang  menggunakannya. Barangkali Anda juga belum pernah menggunakan fitur ini. Padahal fitur ini begitu canggih dan penting untuk menjaga privasi Anda. Baca Juga :  Tools Ini Bisa Melejitkan Penjualan Anda Di WhatsApp Penasaran seperti apa fitur-fitur canggih WA ini? Berikut Kami jelaskan dengan cukup detail beberapa fitur canggih WA yang mungkin Anda belum tahu dan belum pernah menggunakannya. 1. Kunci Sidik J...

Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper? Ini 7 Perbedaanya

Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper? Ini 7 Perbedaanya Pilih Jadi Reseller atau Dropshipper?  Sebelum memutuskan untuk memilih, pastikan Anda harus tahu dan paham betul apa perbedaan di antara 2 cara jualan tersebut. Setelah Anda tahu dan paham perbedaan  Reseller  dan  Dropshipper , kemudian Anda bisa memilih salah satunya. Satu hal yang pasti, keduanya sama-sama aktivitas yang berkaitan dengan  jual beli barang (dagang) . Tetapi ada beberapa perbedaan dari keduanya. Nah, Penasaran Apa Saja Perbedaan antara Reseller dan Dropshipper? Yuk, simak perbedaan keduannya dari beberapa sudut pandang di bahasan berikut ini. Baca Juga : 8 Tips Sukses Bisnis Kos-Kosan yang Membuat Anda Kaya 1. Cara Kerja Jualan Reseller  adalah orang yang menjual kembali barang yang sudah ia beli dari orang lain. Asal katanya dari Bahasa Inggris Resell yang artinya menjual kembali. Dari definisi tersebut, bisa kita pahami bahwa untuk menjadi reseller kita...

5 Perbedaan Alibaba dan AliExpress, Cari Tahu Di Sini

5 Perbedaan Alibaba dan AliExpress, Cari Tahu Di Sini Jika berbicara tentang perusahaan ecommerce (marketplace) besar di Asia, maka banyak di antara kita yang akan tertuju kepada  Alibaba  (Alibaba.com), situs jual beli yang berpusat di China. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata selain Alibaba masih ada situs ecommerce besar dari China, yaitu AliExpress. Sepintas namanya hampir sama dengan Alibaba, tetapi keduanya berbeda. Alibaba vs AliExpress, Mana Pilihan Terbaik untuk Anda?  Tulisan ini akan memberikan jawabannya untuk Anda. Jadi, baca tulisan ini sampai selesai. Okey  Alibaba  dan  AliExpress  keduanya merupakan marketplace paling populer di China dan juga terkenal di seluruh dunia. Keduanya berada dalam naungan yang sama, yaitu  Alibaba Group  sebagai induknya. Alibaba dan AliExpress bisa dikatakan sebagai induk dengan anaknya, tetapi dengan  skema (model) bisnis  yang berbeda. Baca Juga : Cara Order Barang ...

5 Alasan Ini Membuat Bisnis Kos-Kosan Sangat Diminati

5 Alasan Ini Membuat Bisnis Kos-Kosan Sangat Diminati Bisnis properti seperti  kos-kosan  dan  kontrakan  menjadi salah satu investasi jangka panjang yang  menjanjikan  dan  menggiurkan . Tak heran jika banyak orang yang melirik bisnis ini, mulai dari kalangan orang biasa, pebisnis pemula, hingga kalangan artis ternama. Seperti misalnya komedian dan host terkenal  Tukul Arwana  ternyata juga memiliki bisnis properti, berupa  kontrakan  dengan penghasilan yang  fantastis . Beliau memiliki asset rumah kontrakan sekitar  200 unit , jumlah yang lumayan banyak. Dengan asset sebanyak itu, bisa dibayangkan seberapa besar penghasilan pasif yang Mas Tukul dapatkan. Mengapa Bisnis Properti Ini Banyak Diminati? Berikut ini  5 Alasan  Mengapa Bisnis Properti, khususnya Bisnis Kos-Kosan begitu menguntungkan dan banyak diminati : 1. Permintaan Pasar yang Sangat Tinggi Image Source : Google Images Permintaan p...

21+ Bisnis yang Diprediksi Terancam Gaya Hidup Milenial, Cari Tahu Bisnis Anda yang Mana?

21+ Bisnis yang Diprediksi Terancam Gaya Hidup Milenial, Cari Tahu Bisnis Anda yang Mana? “X Department Store Tutup, Bagaimana Nasib Karyawannya?” “X Semanggi Tutup, Deretan Ritel Ini Duluan Gulung Tikar” Itu beberapa headline di sebuah berita online nasional yang cukup mengagetkan. Beberapa Department Store ternama sudah menutup gerai-gerainya di beberapa lokasi. Salah satu alasannya karena “SEPI PENGUNJUNG”.  Mengapa bisa begitu?  Karena gaya hidup generasi Milenial sudah berubah, khususnya perubahan dari belanja  Offline  ke  Online . Itu baru satu contoh lini bisnis yang terancam “ Dibunuh ” oleh  Milenial . Masih banyak lini bisnis lain yang terancam generasi Milenial ini. Ada lebih dari 21 jenis bisnis yang diprediksi akan “ terbunuh ” oleh Milenial. Dan pastinya Anda harus tahu bisnis-bisnis tersebut, agar Anda bisa menyiapkan diri dengan lebih baik mulai dari sekarang. Lalu,  Bisnis Apa Saja yang Terancam Oleh Milenial? Mengap...